
REPORTASE PENDIDIKAN — Kurang dari dua bulan sejak diluncurkan, inovasi literasi “MLM TERATAI” (Membudayakan Literasi Membaca Melalui Budaya Terpadu Berantai) di SD Negeri Paccinang I kecamatan Panakkukang kota Makassar terus menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan.
Pada Rabu, 7 Oktober 2026, terlihat jelas bagaimana budaya membaca semakin tumbuh dan mekar di lingkungan sekolah.
Perubahan yang terlihat sangat nyata dibandingkan saat awal dimulai. Kini, semakin banyak siswa yang secara sukarela meluangkan waktu untuk membaca, baik di area perpustakaan maupun di dalam ruang kelas.
Perpustakaan sekolah yang dulu hanya dikunjungi saat jam pelajaran tertentu, kini terlihat lebih hidup — anak-anak datang sendiri, memilih buku yang mereka sukai, dan duduk dengan tenang menikmati bacaan mereka. Bahkan saat istirahat, banyak yang memilih menghabiskan waktu dengan membaca bersama teman-temannya.
Di dalam kelas pun, suasana yang sama terasa. Siswa tidak lagi menunggu disuruh guru untuk membaca. Sebelum memulai pelajaran, saat jeda istirahat, maupun setelah kegiatan selesai, terlihat kelompok-kelompok kecil yang saling berbagi cerita dari buku yang mereka baca.
Semangat menular inilah yang menjadi inti dari konsep MLM TERATAI — satu siswa yang gemar membaca mengajak temannya, lalu temannya mengajak teman lainnya, sehingga kebiasaan baik ini terus berantai dan tumbuh semakin luas.
Kepala Sekolah, Dr. Sunarti Suwadi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya melihat perubahan tersebut.
“Hari demi hari kami melihat perubahan yang luar biasa. Anak-anak tidak lagi menganggap membaca sebagai beban atau tugas, melainkan sebuah kebutuhan dan kebahagiaan. Inilah yang kami impikan — membaca menjadi tren yang tumbuh dari hati anak-anak sendiri, seperti kelopak bunga teratai yang mekar satu demi satu, saling menyebarkan keindahan,” ujarnya dengan senyum bahagia.
Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah yang senantiasa memotivasi dan mendampingi siswa dengan penuh kesabaran.
Langkah kecil yang bermakna ini diharapkan terus terjaga dan berkembang, sehingga literasi benar-benar berakar kuat di hati setiap siswa SDN Paccinang I dan menjadi bekal berharga sepanjang masa depan mereka.
