Tiga Siswa SDI Maccini Baru Ukir Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu

1000936356-576x1024 Tiga Siswa SDI Maccini Baru Ukir Prestasi di Festival Tunas Bahasa Ibu

REPORTASE PENDIDIKAN — Kebanggaan dan kebahagiaan terasa menyelimuti warga UPTD SPF SD Inpres Maccini Baru kecamatan Tamalate kota Makassar.

Sekolah yang terletak di jalan Dangko Makassar ini kembali membawa siswanya menorehkan prestasi yang membanggakan dalam ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), di mana dari 8 peserta yang diutus, sebanyak 3 siswa berhasil membawa pulang penghargaan dan mengharumkan nama sekolah.

Prestasi gemilang yang diraih antara lain:

  • Juara 2 Lomba Komedi Tunggal (Stand Up Comedy) — Kategori Putra: diraih oleh Muh. Adya Surya
  • Juara 2 Lomba Pidato Bahasa Daerah — Kategori Putri: diraih oleh Robiatul Adawiah
  • Juara 2 Lomba Komedi Tunggal — Kategori Putri: diraih oleh Aura Latifa H.
Read:  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDI Perumnas Antang II/I

Andi Irawati, S.Pd., M.Pd., selaku kepala sekolah mengatakan, keberhasilan ketiga siswa ini tidak terlepas dari kerja keras dan komitmen yang kuat. Sebelum mengikuti lomba, para guru telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk melatih serta membimbing setiap murid yang dipersiapkan, sehingga mereka tampil dengan percaya diri dan memberikan hasil terbaik.

Pencapaian ini juga tidak lepas dari upaya berkelanjutan sekolah dalam melestarikan budaya lokal dimana SD Inpres Maccini Baru secara konsisten telah menerapkan pembiasaan penggunaan Bahasa Daerah Makassar setiap hari Selasa dan Kamis.

Read:  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDI Kantisang

Langkah tersebut dilakukan agar bahasa ibu tetap hidup, terjaga, dan terus dicintai oleh generasi muda, sehingga tidak tergerus oleh arus zaman. Pembiasaan inilah yang menjadi fondasi kuat bagi para siswa saat tampil di panggung kompetisi.

Andi Irawati juga menekankan, kami selalu siap mendukung setiap peningkatan prestasi murid, karena setiap anak memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Yang terpenting, dalam setiap kegiatan dan lomba yang kami ikuti, kami selalu memastikan dan mengingatkan — tidak ada yang tertinggal, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Semoga keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi seluruh siswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan mencintai budaya serta bahasa daerah kita sendiri,” ujarnya dengan penuh kebanggaan”, pungkas Andi Irawati.

Visited 16 times, 1 visit(s) today