
REPORTASE PENDIDIKAN — Membangun budaya membaca sejak dini menjadi prioritas utama di UPTD SPF SD Inpres Toddopuli I kecamatan Panakkukang kota Makassar.
Sekolah ini secara rutin melaksanakan kegiatan pembiasaan literasi pagi setiap hari, sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kemampuan literasi dan minat baca peserta didik.
Kegiatan dilaksanakan sebelum jam pembelajaran resmi dimulai. Setiap pagi, siswa bersama guru kelas berkumpul untuk membaca buku, baik buku cerita, pengetahuan umum, maupun bacaan pilihan lainnya.
Suasana tenang dan kondusif tercipta di setiap ruang kelas, di mana siswa tampak fokus menikmati halaman demi halaman yang mereka baca.
Kepala Sekolah, Satir, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kebiasaan membaca di pagi hari memiliki dampak yang sangat positif.
Selain melatih keberanian siswa membaca dengan lancar dan memahami isi bacaan, kegiatan ini juga membuka wawasan serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap buku.
“Literasi adalah jendela dunia. Jika anak terbiasa membaca sejak pagi hari, ia akan lebih siap menerima pembelajaran dan wawasannya semakin luas. Kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga gemar belajar dan mencari ilmu,” ungkap Satir.
Para guru juga melibatkan siswa secara aktif, mulai dari membaca secara bergantian hingga menceritakan kembali isi bacaan. Hal ini bertujuan agar kemampuan memahami dan berkomunikasi siswa terus berkembang dari waktu ke waktu.
“Dengan konsistensi kegiatan pembiasaan literasi pagi ini, diharapkan kemampuan literasi siswa terus meningkat, sehingga capaian literasi dalam Rapor Pendidikan sekolah pun semakin membaik dan menciptakan lingkungan belajar yang cerdas dan berpengetahuan luas”, pungkas Satir.
