
REPORTASE PENDIDIKAN – Komunitas Belajar (Kombel) UPT SPF SD Inpres Nipa-Nipa kecamatan Manggala kota Makassar menghadirkan inovasi bertajuk “Tiket Hijau” sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini kepada peserta didik.
Inovasi ini mengajak siswa untuk membiasakan diri memungut dan memilah sampah sebelum meninggalkan lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan sederhana tersebut, siswa didorong untuk berperan aktif menjaga kebersihan dan menciptakan suasana sekolah yang bersih, sehat, serta nyaman.
Program “Tiket Hijau” tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa. Mereka dilatih untuk memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, peduli terhadap lingkungan, serta membangun kebiasaan membuang dan memilah sampah sesuai jenisnya.
Inovasi “Tiket Hijau” lahir dari komunitas belajar di sekolah dengan melibatkan seluruh tenaga pendidik. Semua guru bekerja sama dan terlibat aktif dalam merancang, menerapkan, serta membimbing siswa dalam pelaksanaan inovasi ini.
Konsepnya sederhana namun bermakna. Setiap hari sebelum jam pulang sekolah tiba, seluruh siswa diajak memilah sampah yang dihasilkan selama berada di sekolah ke dalam tiga kelompok: sampah organik, sampah anorganik, dan sampah berbahaya. Setelah pemilahan dilakukan dengan benar, siswa mendapatkan “Tiket Hijau” sebagai tanda izin pulang.
Nurul Anugrah, S.Pd selaku ketua inovasi yang juga wali kelas 1 berharap, melalui inovasi ini kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif yang diterapkan siswa, baik di sekolah maupun di rumah.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Dengan semangat “Tiket Hijau”, setiap siswa diajak menjadi bagian dari perubahan menuju sekolah yang lebih bersih, hijau, dan berbudaya lingkungan.
“Langkah kecil memungut dan memilah sampah sebelum pulang sekolah diharapkan menjadi awal terbentuknya generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan”, pungkasnya.
